Anggota Komisi V DPR Papua Tengah, Gabriel Wakerkwa, mengapresiasi kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ke Kabupaten Puncak pada Sabtu, 26 September 2026. Kunjungan tersebut dinilai menunjukkan kepedulian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah pegunungan sekaligus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat. Kehadiran pimpinan daerah di lapangan dipandang penting untuk memastikan aspirasi warga dapat didengar dan direspons berdasarkan kondisi nyata di setiap wilayah.
Kehadiran Pemerintah di Wilayah Pegunungan
Sebagaimana disadur dari Tribunpapuatengah.com, Gabriel yang merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Puncak menilai kunjungan gubernur memiliki arti strategis bagi masyarakat setempat. Menurut dia, pemerintah tidak hanya menyampaikan kebijakan dari pusat pemerintahan, tetapi juga melihat secara langsung berbagai kebutuhan warga hingga ke daerah pelosok. Pola kerja seperti ini dapat membantu memperkuat ketepatan perencanaan pembangunan karena keputusan diambil dengan mempertimbangkan situasi lapangan.
Gabriel menyampaikan apresiasi tersebut melalui rilis yang diterima TribunPapuaTengah.com pada Senin, 28 September 2026. Ia mengatakan, kunjungan Gubernur Meki Nawipa menjadi penanda bahwa pembangunan Kabupaten Puncak tetap menjadi bagian penting dari agenda pemerintah provinsi. Bagi masyarakat, interaksi langsung dengan pimpinan daerah juga membuka ruang yang lebih luas untuk menyampaikan kebutuhan terkait pendidikan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik.
Sekolah Berasrama untuk Memperluas Akses Pendidikan
Dalam rangkaian kunjungan kerja itu, pemerintah provinsi meluncurkan sejumlah program strategis, termasuk peletakan batu pertama pembangunan sekolah berpola asrama di Kampung Kago, Distrik Ilaga. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program unggulan Sekolah Sepanjang Hari atau SSH yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pedalaman.
Model sekolah berasrama diharapkan dapat mendukung keberlanjutan proses belajar bagi peserta didik yang tinggal jauh dari pusat permukiman atau menghadapi kendala jarak dan transportasi.
Gabriel menilai pembangunan sekolah tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pendirian gedung, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Puncak. Pendidikan yang disertai pembinaan karakter, pendampingan, dan lingkungan belajar yang teratur dapat memberi peluang lebih besar bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan sosial.
Karena itu, keberhasilan program perlu ditopang dengan kesiapan tenaga pendidik, pengelolaan asrama, serta kesinambungan dukungan pemerintah setelah pembangunan fisik selesai.
Energi Surya Mendukung Pelayanan Dasar
Perhatian pemerintah dalam kunjungan tersebut juga mencakup sektor energi melalui peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Distrik Dervos dan Doufo. Gabriel mengapresiasi kehadiran infrastruktur energi terbarukan itu sebagai langkah konkret untuk memperluas akses listrik di kawasan terpencil. Ketersediaan energi dapat mendukung kegiatan masyarakat, operasional fasilitas umum, serta peningkatan kualitas layanan dasar yang membutuhkan pasokan listrik secara lebih andal.
Pembangunan PLTS di Dervos dan Doufo sekaligus memperkuat visi Papua Tengah Terang dengan memanfaatkan sumber energi yang sesuai bagi wilayah yang memiliki tantangan geografis. Infrastruktur tersebut perlu diikuti dengan pemeliharaan berkala, penguatan kapasitas pengelola lokal, dan pengawasan bersama agar manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Rangkaian program pendidikan dan energi ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Puncak diarahkan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuatengah/foto/bank/originals/gabriel-wakerwa.jpg)

