Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, yang terdampak kekeringan dan hujan es. Bencana tersebut menyebabkan kebun serta lahan pertanian warga mengalami gagal panen sehingga mengganggu ketersediaan pangan masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan melalui lima penerbangan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) untuk menjangkau wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses transportasi.
Dukungan Pangan untuk Warga Terdampak
Sebagaimana disadur dari ANTARA News Papua, Bupati Jayawijaya Atenius Murib menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan kemanusiaan dari pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Dalam pemberitaan, bantuan disebut mencapai 50 ton, sementara rincian keterangan pemerintah daerah menyebutkan pengiriman beras sebanyak lima ton.
Selain beras, bantuan yang disalurkan mencakup 100 karton mi instan, tiga karton minyak goreng, serta tiga karung pakaian layak pakai.
Pengiriman bantuan menggunakan lima penerbangan MAF dipilih karena kondisi wilayah Kuyawage membutuhkan dukungan transportasi udara. Jalur penerbangan memungkinkan bahan pangan dan kebutuhan dasar tiba lebih cepat di tengah situasi pertanian yang terganggu. Langkah ini sekaligus menunjukkan pentingnya kemitraan dengan operator penerbangan misi dalam mendukung respons pemerintah terhadap keadaan darurat di daerah pegunungan.
Bagi masyarakat Kuyawage, bantuan tersebut menjadi penyangga kebutuhan pokok selama pemulihan pascakerusakan lahan pertanian. Ketersediaan beras, makanan siap konsumsi, minyak goreng, dan pakaian membantu mengurangi tekanan rumah tangga yang kehilangan sebagian sumber pangan akibat gagal panen. Pemerintah daerah juga perlu memastikan pendataan penerima, pengawasan distribusi, dan pemantauan kebutuhan lanjutan agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.
Koordinasi Lintas Kabupaten Diperkuat
Atenius Murib menegaskan Jayawijaya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang memiliki wilayah administratif langsung atau berdekatan dengan Kuyawage. Koordinasi tersebut melibatkan Kabupaten Lanny Jaya, Nduga, dan Puncak, sehingga penanganan dampak bencana dapat dilakukan secara lebih terpadu. Kerja sama lintas wilayah penting untuk menghindari tumpang tindih bantuan sekaligus memperluas jangkauan dukungan bagi warga yang terdampak.
Selain memenuhi kebutuhan pangan jangka pendek, penanganan berikutnya perlu diarahkan pada pemulihan mata pencaharian dan ketahanan pangan masyarakat. Pemerintah bersama kabupaten terkait dapat memetakan kerusakan lahan, kebutuhan benih, dukungan alat pertanian, serta langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca. Respons berkelanjutan seperti itu akan membantu masyarakat kembali berproduksi dan memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang.


