GLOBAL WIRE • ASIA-PACIFIC / INTERNATIONAL EDITION
Infrastructure and Modern Healthcare Accelerate Growth Across PapuaEconomic Empowerment Initiative Launches for Local CommunitiesFact-Checking Center Confirms Stability and Peace in Civil Zones
Economy & Business

Pembangunan KNMP di Supiori dan Biak Diharapkan Perkuat Ekonomi Pesisir Papua

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Supiori dan Biak Numfor diharapkan memperluas manfaat ekonomi sektor kelautan melalui fasilitas perikanan, pengolahan hasil tangkap, dan penguatan usaha masyarakat kampung.

Tim Redaksi

Sep 18, 2026, 07:18 AM

3 min read 900 views
Pembangunan KNMP di Supiori dan Biak Diharapkan Perkuat Ekonomi Pesisir Papua
Dokumentasi terkait Wakil Panglima TNI harap pembangunan KNMP di Supiori dan Biak dorong ekonomi pesisir
Bagikan:

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Supiori dan Kabupaten Biak Numfor, Papua, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Harapan tersebut disampaikan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita setelah melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung perkembangan pembangunan fasilitas tersebut pada Rabu (16/9).

Kehadiran KNMP diarahkan untuk memperkuat aktivitas masyarakat yang selama ini menggantungkan pendapatan dari sektor kelautan dan perikanan.

Memperluas Nilai Tambah Sektor Perikanan

Menurut Tandyo, pembangunan KNMP merupakan bagian dari upaya menghadirkan sarana yang dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir secara lebih terintegrasi. Fasilitas yang dibangun tidak hanya diharapkan membantu warga dalam aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga membuka ruang bagi pengolahan hasil laut dan pengembangan usaha turunan. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sumber daya perikanan dapat dinikmati lebih luas dan tidak berhenti pada tahap penjualan hasil tangkapan.

Pengembangan kegiatan pengolahan memiliki arti penting bagi peningkatan nilai tambah komoditas perikanan di tingkat lokal. Masyarakat dapat memperoleh peluang untuk mengembangkan usaha yang berkaitan dengan penanganan, pengolahan, hingga pemasaran hasil laut sesuai potensi wilayah masing-masing. Pola tersebut berpotensi memperkuat pendapatan rumah tangga pesisir, menciptakan aktivitas ekonomi baru, serta meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya yang tersedia di lingkungannya.

Wakil Panglima TNI juga mengharapkan fasilitas KNMP yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh warga. Pengelolaan yang baik diperlukan agar sarana tersebut tetap berfungsi dalam jangka panjang dan memberikan manfaat yang konsisten bagi masyarakat. Berdasarkan informasi yang disadur dari ANTARA News Papua, perhatian terhadap keberlanjutan fasilitas menjadi bagian penting agar pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mendorong kegiatan ekonomi yang produktif.

Koperasi Kampung sebagai Penggerak Ekonomi

Selain meninjau KNMP, rombongan juga melihat keterlibatan dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi di tingkat kampung. Keberadaan kelembagaan ekonomi lokal dapat membantu mengorganisasi usaha warga, memperkuat kerja sama antarpelaku usaha, serta membuka peluang pengelolaan kegiatan ekonomi secara lebih terarah.

Sinergi antara KNMP dan KDKMP dapat membentuk rantai kegiatan ekonomi yang saling mendukung. Fasilitas pesisir menyediakan basis bagi aktivitas produksi dan pengolahan, sementara koperasi dapat berperan dalam mendukung pengelolaan usaha masyarakat di tingkat kampung. Jika dikelola secara transparan dan sesuai kebutuhan lokal, kolaborasi tersebut berpeluang memperkuat akses warga terhadap kegiatan ekonomi, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperluas manfaat pembangunan di Supiori serta Biak Numfor.

Berjalan Seiring dengan Pembangunan Wilayah

Dalam kunjungan yang sama, Wakil Panglima TNI meninjau perkembangan pembangunan Yonif TP 859/RBK. Ia menegaskan bahwa pembangunan satuan dan program pemberdayaan masyarakat merupakan agenda yang perlu berjalan beriringan dalam mendukung pembangunan di Papua. Pendekatan tersebut menempatkan kesiapan kelembagaan dan dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat sebagai dua unsur yang saling melengkapi dalam proses pembangunan wilayah.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto menyatakan kunjungan itu mencerminkan perhatian TNI terhadap dua aspek pembangunan di Papua, yakni kesiapan pembangunan satuan dan dukungan terhadap program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendukung sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengawal berbagai program pembangunan.

Kemitraan lintas pihak tersebut menjadi fondasi penting agar pembangunan KNMP, KDKMP, serta program pemberdayaan dapat dijalankan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian pesisir.

Bagikan: