GLOBAL WIRE • ASIA-PACIFIC / INTERNATIONAL EDITION
Infrastructure and Modern Healthcare Accelerate Growth Across PapuaEconomic Empowerment Initiative Launches for Local CommunitiesFact-Checking Center Confirms Stability and Peace in Civil Zones
Development & Growth

AHY minta semua pihak kawal pembangunan Sekolah Rakyat di Papua

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di P...

Tim Redaksi

Sep 17, 2026, 03:59 PM

2 min read 1600 views
AHY minta semua pihak kawal pembangunan Sekolah Rakyat di Papua
Dokumentasi terkait AHY minta semua pihak kawal pembangunan Sekolah Rakyat di Papua
Bagikan:

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di Papua. "Pembangunan Papua harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembangunan konektivitas jalan, tetapi juga dengan memperkuat infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat," katanya di Jayapura, Kamis. Puay di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura. Menurut AHY, pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dari upaya pemerintah untuk mengurangi ketimpangan dan memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Papua. "Pembangunan terutama ekonomi itu adalah milik semua, bukan hanya milik masyarakat Jawa misalnya, ini milik masyarakat Papua. Apalagi kita berupaya untuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan," ujarnya. Dia menjelaskan pemerintah terus mendorong pembangunan dan revitalisasi sekolah, termasuk melalui program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program pemerintah pusat. "Pembangunan manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur. Setiap anak harus mendapatkan kesempatan untuk tumbuh sehat sekaligus memperoleh pendidikan yang baik. Kemiskinan itu diputus oleh pendidikan," katanya lagi.Dia menambahkan di lain sisi, pihaknya juga menyampaikan program Inpres Jalan Daerah (IJD) terus dilaksanakan di berbagai wilayah Papua. "Untuk enam provinsi di Tanah Papua, tercatat terdapat 32 kegiatan pada 2025 dan 42 kegiatan pada 2026. Sementara di Provinsi Papua terdapat empat kegiatan pada 2025 dan 10 kegiatan pada 2026, termasuk kegiatan multi years," ujarnya. Dia menambahkan secara nasional, program IJD 2025–2026 mencakup 427 sasaran dengan total anggaran sekitar Rp8,68 triliun.

Topik Terkait:#Berita#Pembangunan
Bagikan:

Related Stories in Development & Growth